Aisha.co.id, – Danau Titan telah ditemukan di planet Saturnus. Peneliti NASA menggunakan data radar dari pesawat ruang angkasa Cassini untuk mensurvei daerah tersebut.

Diluncurkan di situs web resmi NASA, Selasa (9/10/2019), para ilmuwan mengatakan Danau Titan sudah mengandung metana yang dikelilingi oleh lingkaran curam atau tepian hingga ratusan kaki jauhnya.

Model penelitian menunjukkan bahwa kolam itu diciptakan oleh ledakan pemanasan nitrogen.

Titan adalah satu-satunya objek planet di tata surya selain Bumi yang diketahui memiliki fluida stabil di permukaannya. Namun, air yang turun dari awan dan mengisi danau dan laut, seperti di Bumi, adalah metana dan etana.

Menurut beberapa peneliti, asal usul Danau Titan berasal ketika metana cair melarutkan lapisan es bulan dan senyawa organik padat.

Tidak seperti Bumi, badan air seperti itu yang melarutkan batu kapur di sekitarnya dikenal sebagai danau karst.

Penjelajahan Danau Titan

Peneliti telah menemukan model alternatif baru untuk menjelajahi kehidupan Danau Titan di planet Saturnus.

Secara teoritis, kantong nitrogen cair di kerak Titan dipanaskan, menjadi gas yang mudah meledak, yang menghancurkan kawah, yang kemudian diisi dengan metana cair.

Sementara itu, teori baru menjelaskan mengapa beberapa danau kecil ada di dekat kutub utara Titan, seperti Winnipeg Lacus. Ini terbukti dari penangkapan radar bahwa danau memiliki tepi yang sangat curam yang naik di atas permukaan laut.

Penerjunan Wahana Antariksa

Laboratorium Jet Propulsion NASA di Pasadena, California, menerbangkan pesawat ruang angkasa yang melakukan perjalanan ke Saturnus untuk penyelaman pertamanya.

Misi tersebut dipimpin oleh para ilmuwan dari Universitas G. d’Anunzio, Italia, Giuseppe Mitri.

Mitri mengatakan model baru yang diusulkan oleh para peneliti Danau Titan tidak sesuai dengan model pribadinya.

“Kami belum menemukan penjelasan yang cocok dengan cekungan danau karst. Bahkan, tepinya naik dan bekerja sebaliknya,” kata Mitri.

Bahkan, morfologinya lebih cocok dengan ledakan kawah, di mana ujungnya dibentuk oleh bahan yang dilepaskan dari dasar kawah. ***

Sumber : Reportasee

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here